Sebelum Menuju ke Desa Wae Rebo, Kamu Wajib Baca “Tips dan Rute Menuju Wae Rebo”

Rute menuju Wae Rebo – Untuk sobat yang hobi traveling terdapat sebuah desa yang unik dan patut untuk kalian coba kunjungi yaitu Desa Waerebo yang terletak di Kab. Manggarai NTT. Waerebo adalah sebuah desa terpencil di pedalaman pegunungan Flores yang masih kental akan adat istiadat yang dianutnya. Dikabarkan di Desa Waerebo tersebut berdiri 7 bangunan utama yang disebut dengan Mbaru Niang dan penduduk disana dilarang untuk mengubah jumlah tersebut.

Asal usul desa Waerebo dan Tips berkunjung ke desa Wae Rebo 

rute-perjalanan-ke-desa-wae-rebo-1

Berdasarkan tokoh masyarakat setempat perintis desa Waerebo berasal dari suku Minangkabau, di Sumbar. Nenek moyang desa Waerebo disebut sebagai Empo Maro yang bertempat tinggal dengan cara berpindah pindah (nomaden) hingga akhirnya Empo Maro menetap disana setelah mendapatkan petunjuk dari mimpi. Di desa Waerebo ada 7 rumah utama yang disebut dengan Mbaru Niang / Rumah Bundar memiliki ukuran yang sama dan jumlahnya tidak boleh diubah.

Bagi sobat yang ingin pergi ke desa Waerebo ada hal yang harus sobat perhatikan karena jalan yang akan kalian lalui cukup panjang selain menguras tenaga juga cukup berbahaya karena fasilitas yang minim. Berikut ini beberapa tips yang perlu dipersiapkan sebelum menuju ke desa Waerebo

  1. Menyiapkan kondisi fisik, Sebelum menuju ke desa Waerebo kita perlu menyiapkan fisik yang sehat dan prima karena medan yang akan kita lalui cukup menguras tenaga, selain itu waktu yang diperlukan cukup lama karena waktu berjalan kakinya saja sudah memakan waktu selama 4 jam.
  2. Memakai pakaian yang sesuai, Bawalah pakaian hangat karena waktu malam di desa Waerebo sangat dingin kemudian gunakanlah pakaian enak dan nyaman untuk mendaki namun tetap tertutup karena penduduk disana tidak menyukai orang yang berpakaian minim.
  3. Jangan pergi sendirian, untuk mengurangi resiko sebaiknya janganlah pergi sendiri atau hanya berdua saja karena medan yang akan dilalui cukup sulit.
  4. Hormati adat istiadat penduduk, taatilah peraturan yang diberitahukan kepala suku biasanya saat upacara penyambutan (Waelu)
  5. Sepatu yang cocok, pakailah sepatu khusus untuk mendaki serta kaos kaki untuk mengurangi resiko terpeleset atau diserang lintah serta bawalah peralatan penunjang lainnya untuk menjelajahi hutan dengan jalur yang menanjak.
  6. Gunakanlah kartu provider yang sinyalnya masih terjangkau, contohnya Telkomsel
  7. Bawalah batrei cadangan

Rute perjalanan ke desa Wae rebo

rute-perjalanan-ke-desa-wae-rebo-2

Untuk menuju kesana terdapat 2 rute yaitu rute darat dan rute air. Berikut Rute menuju Wae Rebo menggunakan jalur darat

Bila menggunakan jalur darat kita akan memulai  perjalanan dari pusat Kabupaten Manggarai yaitu Ruteng kemudian kita akan melalui Desa Golo terus berjalan hingga memasuki Desa Pong lalu kita akan jembatan dan masuk Desa Narang terus hingga Desa Nanga dan Desa Dintor dan terakhir kita akan berhenti di Desa Denge desa terdekat dengan Desa Waerebo yang berjarak 9 kilometer dan harus dilewati dengan berjalan atau bagi sobat yang tidak ingin terlalu capek masih terdapat jasa ojek namun hanya hingga pos 1 di Wae Lomba.

Kemudian menyusuri jalan perbukitan hingga sampai di pos 2 yaitu Poco Roko yang berada di sisi tebing dengan jalan yang semakin sempit. Dari pos 2 kita akan menuju pos 3 yaitu runah kasih ibu dengan jalan yang semakin sulit, licin dan menanjak dan terdapat jembatan gantung yang harus dilewati dengan hati-hati. Lalu dari pos 3 sudah terlihat Desa Waerebo dan menuruni lereng merupakan Rute menuju Wae Rebo yang terakhir untuk sampai di desa Wae rebo.

Deskripsi: artikel ini memberi informasi tentang desa Wae Rebo mulai dari lokasi, asal usul, tips berkunjung kesana hingga rute perjalanan untuk sampai di desa Wae rebo.

Tips Traveling ke Wae Rebo Lengkap Dengan Biaya Perjalanan 2016

Biaya ke wae rebo 2016 – Bagi kalian para backpacker terdapat daerah yang menantang untuk dikunjungi yaitu desa Wae Rebo yang berada di Nusa Tenggara Timur. Wae Rebo merupakan suatu daerah terpencil disekitar pegunungan Flores yang masih memegang adat istiadatnya dengan kuat. Kabarnya disana hanya terdapat 7 rumah utama yang dikenal dengan Mbaru Niang.

Sejarah desa Wae Rebo

biaya-ke-wae-rebo-2016-2

Menurut tokoh masyarakat disana nenek moyang mereka berasal dari Minangkabau, Sumatra Barat. Perintis desa Wae Rebo dikenal dengan Empo Maro dari Minangkabau yang terus berpindah tempat dan akhirnya memilih tempat ini sebagai tempat tinggal tetap. Disana terdapat 7 bangunan utama yang dikenal dengan Mbaru Niang atau Rumah Bundar uniknya lagi ukuran dari 7 bangunan ini sama dan para penduduk disana tidak boleh membangun rumah yang menyerupai Mbaru Niang tersebut.

Entah kenapa pendahulu dari Wae Rebo memilih tempat ini karena kabarnya banyak cerita misterius dari desa Wae Rebo contohnya dari larangan untuk membangun rumah yang sama seperti Mbaru Niang. Saat sampai disana kita harus melewati upacara penyambutan yang disebut Waelu untuk memberikan pengarahan dan doa kepada pengunjung karena salah satu anggota suku disana terdapat cerita mengenai seorang reporter yang melakukan perekaman dan tidak mengikuti upacara penyambutan, setelah pulang ke tempat asalnya betapa terkejutnya mereka bahwa hasil liputannya tidak ada.

Tips berkunjung ke desa Wae Rebo

biaya-ke-wae-rebo-2016-1

Untuk berkenjung ke desa Wae Rebo terdapat beberapa hal yang perlu kalian persiapkan karena selain jalur yang sulit disana juga minim fasilitas. Berikut tips untuk berkunjung ke desa Wae Rebo serta Biaya ke wae rebo 2016 terupdate

1 ) Persiapkan fisik

Persiapan fisik sangat diperlukan karena kita akan mendaki sekitar 3 jam lebih dengan panjang jalur 9 kilometer ditambah dengan terdapat jalan yang sulit serta fasilitas yang minim menambah tantangan bagi travelers

2 ) Pakaian yang memadai

Selain membawa pakaian hangat disarankan saat berkunjung kesana jangan memakai pakaian yang minim karena penduduk disana tidak menyukai hal tersebut. Kerenkan walaupun mereka tinggal di pedalaman namun memiliki moral yang tinggi

3 ) Pergi bersama rombongan

Disarankan untuk tidak bepergian sendirian karena medan yang sulit serta cukup berbahaya maka dari itu datang bersama rombongan sangat dianjurkan

4 ) Menghormati adat dan aktivitas penduduk Wae Rebo

Hormati setiap adat dan aktivitas yang mereka lakukan mulai dari upacara penyambutan,tidak sembarangan mengambil foto, menaati peraturan yang ada disana hingga saat kita pulang

5 ) Sepatu yang cocok

Gunakanlah sepatu hicking serta kaos kaki yang cocok untuk menghindari gigitan lintah, melewati jalanan yang licin hingga jalan yang menanjak. Sehingga disarankan untuk menggunakan sepatu yang dapat mencengkram dengan kuat dan tidak licin.

Untuk biaya kalian harus mengeluarkan tidak lebih dari 1 juta rupiah namun itu terhitung dari Labuan Baju dan tidak menginap di desa Waerebo dan sebenarnya biaya tergantung lamanya kita disana. Berikut Biaya ke wae rebo 2016

  • Biaya travel dari Labuan Bajo ke Ruteng sekitar Rp.75.000
  • Biaya makan 1X makan sekitar Rp.35.000
  • Berkunjung ke desa WaeRebo sekitar Rp.200.000 (tidak menginap dan makan 1X)
  • Berkunjung ke desa WaeRebo sekitar Rp.325.000 (menginap/malam dan makan 2X)
  • Dan sisanya untuk biaya transportasi, di desa Waerebo juga terdapat acara khusus dan untuk mengikutinya anda  perlu membayar seperti
  • Penti  (Tahun Baru) Rp.450.000 / malam + makan
  • Mbata (pertunjukan) Rp.250.000 / pentas

artikel ini mengulas tentang desa Wae Rebo mulai dari lokasi, asal usul, tips berkunjung kesana hingga biaya yang perlu disiapkan untuk pergi ke desa Wae rebo.